Kritik tentang fisik penyerang tim nasional Italia

Kritik tentang fisik penyerang tim nasional Italia

Berita BolaKritik tentang fisik penyerang tim nasional Italia, Mario Balotelli, yang dikemukakan oleh Zbigniew Boniek, tampaknya benar. Pemain berusia 27 tahun itu telah dilaporkan berat badan hingga 100 kg.

Kritik tentang fisik penyerang tim nasional Italia
Kritik tentang fisik penyerang tim nasional Italia

Balotteli menerima banyak kritik setelah membela Italia melawan Polandia di Liga Eropa UEFA pada Sabtu (8/9). Dia tidak banyak memberikan kontribusi hingga akhirnya Gli Azzuri harus puas bermain imbang 1-1

Setelah pertandingan, komentar tentang permainan mantan pemain AC Milan itu pun berdatangan. Salah satunya berasal dari Juventus Zibi Boniek yang legendaris, yang mengira dia kelebihan berat badan.

Baru-baru ini, L’Equipe menerbitkan sebuah laporan yang memperkuat kontroversi Boniek ketika sang penyerang itu dikonfirmasi telah kembali ke Nice pada pra musim, dengan berat hingga 100 kilogram.

Angka ini diyakini jauh dari berat ideal untuk Balotelli, yang seharusnya hanya 88 kilogram. Salah satu karyawan Nice yang enggan disebutkan namanya, Balotelli tidak berlatih secara serius karena dia pikir dia akan pindah.

Surat kabar Prancis juga percaya Balotelli masih keberatan 6 kg ketika ia tampil saat menghadapi Lyon pada awal September, L’Equipe juga menyimpulkan bahwa penyerang tidak seharusnya dimainkan oleh Roberto Mancini.

Selain masalah berat badan, Balotelli juga dikritik mengenai penampilannya pada saat itu. Salah satunya berasal dari perlatih legendaris Italia, Arrigo Sacchi, yang memberikan komentar serius untuknya.

Anda harus menjadi pemain yang profesional dan bersemangat, semua orang memiliki mobil, tetapi Anda harus menggunakan bahan bakar untuk bergerak. Dalam sepakbola, bahan bakar adalah kecerdasan, semangat, dan profesionalisme. ”

Ketika Balotelli hanya berlari sendirian di lapangan dan tidak mencoba untuk tetap pada rencana, lalu apa yang harus Anda katakan untuknya? Anda harus memiliki jiwa yang kuat, “ungkap Sacchi menyerang.

Author: Nan Melisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *