Gattuso Kesal dengan Skor Imbang AC Milan

Gattuso Kesal dengan Skor Imbang Milan dengan Atalanta

Berita Bola – Atalanta bermain cukup baik ketika melawan AC Milan kemarin Minggu (26/9). Tim yang dilatih Gennaro Gattuso itu menjadi tuan rumah. AC Milan tampil baik di babak pertama dengan memberikan penekanan-penekanan terhadap pertahanan tim tamu. Laga kedua tim ini berakhir dengan skor imbang 2-2.

Gattuso Kesal dengan Skor Imbang Milan dengan Atalanta
Gattuso Kesal dengan Skor Imbang Milan dengan Atalanta

Pertandingan berlangsung dengan tempo sedang, kekuatan tim juga imbang antara satu sama lain. Dapat dibilang pertandingan AC Milan dengan Atalanta cukup menarik. Selain itu sang tamu juga tampil lebih baik ketika babak kedua.

Terjadi saling balas gol di pertandingan ini. Dari sang tuan rumah gol diciptakan oleh Gonzalo Higuain dan Giacomo Bonaventura, sedangkan dari tim tamu yaitu Atalanta gol dicetak oleh Alejandro Gomez dan Emiliano Rigoni.

AC Milan tampil Impresif di Babak Pertama
Ketika awal pertandingan, AC Milan langsung mencoba membuat gebrakan. Keputusan ini tampaknya sangat tepat, karena pada menit ke-2, sang tuan rumah berhasil unggul terlebih dahulu.

Pencetak gol pada saat itu adalah Gonzalo Higuain. Dia berhasil memaksimalkan umpan matang dari Suso dan mencatatkan namanya di papan skor. Dari sini sang tuan rumah mulai mengendalikan jalannya permainan.

Mereka mendominasi permainan. Pada menit ke-22, kembali sang rumah mencetak gol. Sayangnya, sundulan yang dilakukan Higuain itu dianulir karena setelah dilihat dari VAR posisi sang pencetak gol berada di posisi offside.

Tidak berhenti sampai situ saja, AC Milan kembali mengancam gawang Atalanta. Kejadian itu terjadi pada menit ke-39 ketika Bonaventura melakukan sundulan ke gawang Atalanta. Sayangnya sundulan tersebut masih mengenai mistar gawang. Babak pertama berakhir dengan keunggulan Milan 1-0 atas Atalanta.

Babak Kedua Atalanta Mulai Memberikan Ancaman
Setelah turun minum, Atalanta kembali dengan permainan yang jauh lebih baik daripada babak pertama. Tim penantang ini pun mulai memberikan ancaman-ancaman serius pada pertahanan AC Milan.

Menit ke-50, Atalanta mendapat peluang emas. Peluang ini adalah dari sepakan keras Zapata, sayangnya itu masih bisa ditahan oleh kiper AC Milan, Donnarumma. Tidak berhenti sampai disitu.

Atalanta kembali menyerang AC Milan dan akhirnya pada menit ke-54 Gomez sukses menjebol gawang sang tuan rumah, yaitu dengan memanfaatkan umpan dari sayap.
Tampaknya tuan rumah tidak terima dengan gol yang diciptakan oleh sang tamu. Pada menit ke-61, AC Milan kembali unggul atas Atalanta dari gol yang diciptakan oleh Bonaventura

Sebenarnya Milan bisa memenangkan pertandingan ini akan tetapi ketika menit menyentuh angka 90 + 1 gawang AC Milan berhasil dijebol oleh Rigoni. Menurut para pemain AC Milan, gol tersebut seharunya dianulir, karena Rigoni berada di posisi offside.

Namun sang pemimpin pertaningan tetap mengesahkan gol tersebut. Akhirnya pertandingan berakhir dengan skor imbang 2-2.

Berkat hasil imbang ini Rossoneri harus ikhlas berada di urutan ke-12 klasemen sementara Serie A. Sementara Atalanta berada di posisi ke-13 dengan perolehan poin yang sama dengan AC Milan yaitu 5 poin dari 5 pertandingan.

Gattuso Tidak Puas
Gennaro Gattuso tampak tidak puas dengan penampilan para pemainnya ketika ditahan imbang Atalanta. Dilansir dari Sky Sport, Gattuso mengatakan jika memang timnya bermain bagus, namun dia lebih memilih timnya untuk bermain jelek dan mendapatkan poin lebih untuk mendapatkan posisi yang lebih baik di klasemen.

Memang Gattuso kecewa dengan hasil tersebut. Namun ia meyakini jika AC Milan masih memiliki ruang untuk berkembang jauh lebih baik lagi. Ia membenarkan jika permainan timnya kalah menjamu Atalanta sangat baik di babak pertama, namun 30 menit terakhir penampilannya sangat mengkhawatirkan.

Gattuso juga mengeluhkan jika permainan tim asuhannya tidak konsisten. Ia khawatir jika hal ini tidak dapat selesaikan, maka AC Milan akan berada dalam masalah. Dari pengamatan yang ia lakukan, ada dua faktor yang menyebabkan permainan timnya tidak konsisten, yaitu rasa takut dan kelelahan.

Author: Nan Melisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *